Kumpulan Info Menarik dan Bermanfaat

Tips Memilih Makanan untuk Balita yang Menderita Diare

Written on 11/22/2016   By   in kesehatan

Anda pasti akan sangat memperhatikan kondisi kesehatan bayi, dan  Anda akan lebih cemas ketika terjadi perubahan kondisi bayi dari kondisi biasanya. Saat gangguan pencernaan dialami oleh bayi Anda, dan gangguan tersebut berkaitan dengan seringnya buang air besar atau diare tentu Anda akan mengkhawatirkan kondisinya. Diare bukanlah penyakit, diare adalah kondisi di mana tubuh keracunan makanan. Ada beberapa bayi yang mengalami diare secara berulang atau diare kronis, dan hal ini menyebabkan penyerapan nutrisi terhambat. Saat anak terkena diare kadang kerap disertai muntah. Kondisi itu umum terjadi, namun jangan pernah mengabaikan karena akan mempengaruhi kondisi kesehatannya.

pemberian-makanan-balita-sesuai-umur

anda harus bisa membedakan muntah dengan gumoh, gumoh kerap terjadi saat masa bayi karena perut penuh makanan, sementara muntah menjadi kelainan struktural di mana isi lambung terdorong kuat. Saat balita mengalami diare, berikan pertolongan pertama dengan membuat larutan oralit agar tidak mengalami dehidrasi. Tidak hanya itu, diare juga lebih banyak diakibatkan karena keracunan makanan. Jadi dalam memilih makanan bagi balita yang mengalami diare harus sangat selektif.

Berikut ini tips dalam memilih makanan bagi balita yang terkena diare:

  • Berikan makanan yang mudah dicerna dan diserap oleh sistem pencernaan, berikan bubur atau tim pada balita Anda.
  • Berikanan makanan mengandung pectin dari apel, pisang, kentang, apricot, dan wortel, Anda dapat mencampurnya dengan tambahan sayuran lainnya.
  • Berikan jus buah bersifat netral, jangan bercita rasa asam, Anda dapat memberikan melon untuk mencegah hilangnya cairan.
  • Hindarilah untuk menambahkan rempah seperti merica, asam, atau rempah berbau tajam yang akan memperburuk kondisi kesehatannya.
  • Jangan berikan makanan berserat tinggi seperti buah berserat tinggi pada mangga dan sayur seperti kubis yang akan menambah gas dalam perut balita.
  • Hindari pemberian makanan berlemak seperti makan bersantan, coklat, es cream yang akan memperburuk pencernaannya.
  • Untuk memonitor makanan bagi anak maka sebaiknya buat catatan agar makanan dan minuman yang diberikan dapat diketahui cocok tidaknya. Saat makanan dan minuman tak cocok untuknya maka dia akan mual dan muntah, sehingga hentikan memberikannya.
    Penting sekali memperhatikan anak yang mengalami diare yaitu kekurangan cairan, agar menghindari resikonya maka periksakan ke dokter untuk ditangani dengan cepat. Bukan hanya makanan, bila menderita diare yang penting diperhatikan juga pola makannya.

Perhatikan kecukupan nutrisi hariannya terpenuhi, gizi yang dibutuhkan anak berusia 1-3 tahun yakni kandungan energi sebanyak 1000 kkal, protein 25 gram, kalsium 500 gram, dan zat besi 8 mg. Karbohidrat amat bermanfaat bagi kebutuhan energi yang bersumber dari nasi, kentang, pasta, atau roti. Protein nabati dan hewani bermanfaat untuk pertumbuhan dan sistem imun. Tambahkan vitamin dan mineral dari sayur dan buah untuk menjadi zat pengatur dan pelindung, konsumsi vitamin E, A, D, dan K untuk penyerapan lemak.

Bolehkah Ibu Hamil Mengkonsumsi Nanas

Written on   By   in kesehatan

Nanas memanglah buah yang mudah didapat dan diolah, rasa asam yang menyegarkan sering kali membuat siapa saja ingin memakannya. Namun sudah lama beredar isu jika mengkonsumsi buah nanas saat kehamilan dapat memicu gangguan dalam janin yaitu keguguran. Untuk itu saat merencanakan kehamilan sebaiknya wanita harus pintar dan mencari tahu mengenai isu yang berkembang di masyarakat luas.

nanas-untuk-ibu-hamil-baik-atau-buruk2

Nanas dalam istilah ilmiah disebut nanas cosmosus yang berasal dari Brazil ini kaya akan kandungan vitamin A dan C yang bermanfaat sebagai antioksidan, terdapat pula kandungan magnesium, zat besi, natrium, sukrosa, fosfor, kalsium, dekstrosa, dan enzim bromelain yang bermanfaat mencerna makanan di lambung dan menghambat sel kanker. Serat dalam buah nanas memang baik bagi pencernaaan. Namun Ibu hamil telah mengalami perubahan hormon dan fisik, jadi jika Anda sedang hamil sebaiknya untuk mempertimbangkan lagi konsumsi apapun ittu makanannya guna menjaga kesehatan Anda sekaligus janin.

3 Alasan Ibu Hamil Dilarang Mengkonsumsi Nanas

Berikut ini beberapa alasan mengapa Ibu hamil tidak diperbolehkan mengkonsumsi nanas, yakni:

1.  Kontraksi sebelum waktunya

Trimester pertama rentan sekali terjadi masalah pada janin mengingat jani belum terlalu kuat. Nanas mengandung enzim bromelain yang dapat membuat serviks atau leher rahim lemah sehingga jika dikonsumsi berlebihan ditakutkan kehamilan akan terganggu. Namun bagi Anda yang ingin mengkonsumsi nanas, sebaiknya setelah melewati trimester pertama dengan jumlah terbatas dan pastikan sudah benar-benar matang.

2.  Keguguran

Enzim bromelain dalam nanas membuat kekhawatiran jika dapat menggugurkan janin, hal ini dapat dicegah dengan jangan mengkonsumsi nanas muda dengan kulit luar masih berwarna hijau.

3.  Masalah kesehatan kehamilan

Gangguan pada lambung terlebih dengan riwayat maag dapat dipicu dari rasa asam dalam nanas. Untuk Ibu hamil dengan riwayat gastritis alangkah baiknya hindari konsumsi nanas untuk terhindar dari gangguan kesehatan selama kehamilan. Jadi sekali lagi pastikan buahnya telah benar-benar matang dan konsumsi dalam jumlah sedikit. Sebaiknya Anda juga harus rutin melakukan pemeriksaan kehamilan dan meminta saran dari dokter agar kandungan Anda tetap terjaga dengan baik.