Posted on

Mengungkap Rahasia Ibadah Haji dan Umroh

Biaya Umroh Murah 2018 Info 081388097656
Biaya Umroh Murah 2018 Info 081388097656

Mengungkap Rahasia Ibadah Haji dan Umroh. Banyak sekali rahasia di dalam ibadah haji dan umroh yang sering tidak bisa diurai dengan akal logika. Bukan berarti ibadah haji dan umroh yang aneh, namun karean keterbatasan kemampuan akan manusia. Ibadah haji dan umroh adalah suatu keyakinan di dalam hati karena tuntunan diberikan oleh Nabi Muhammad SAW.

Allah Swt berfirman, Ibrahim bukanlah seorang Yahudi dan bukan pula seorang Nasrani, melainkan seorang yang lurus, muslim, dan tidak termasuk orang-orang musyrik. Orang yang paling dekat dengan Ibrahim ialah orang yang mengikutinya, nabi ini (Muhammad), dan orang yang beriman. Allah adalah pelindung orang-orang yang beriman (Al-Imran [3]: 68).

Nabi Ibrahim adalah bapak agama yang lurus. Ia telah membukakan jalan keselamatan bagi kita semua. Dari sini, tak aneh jika kemudian terjalin satu ikatan spiritual yang sangat kuat antara diri Nabi Ibrahim dan kaum mukmin. Satu ikatan yang terus terjalin dan terbarui lima kali dalam sehari semalam melalui shalat wajib, yang memuncak pada bulan-bulan tertentu di setiap tahun untuk mengingat kembali landasan eksistensi spiritual kita melalui sejumlah manasik-yang setiap manasik mengandung makna yang lintas zaman dan membentuk perilaku individual dan sosial.

Ibadah Haji dan Umroh, Perjalanan Keamanan dan Keselamatan

Allah Swt berfirman, Hendaklah mereka menyembah Tuhan pemilik rumah ini (Ka’bah) yang telah memberi makan kepada mereka untuk menghilangkan lapar dan mengamankan mereka dari rasa ketakutan (Quraisy [106]: 3-4)

Seperti diketahui, ibadah haji mempunyai waktu tersendiri yang dijadikan Allah sebagai bulan-bulan suci, yaitu Zulqa’dah, Zulhijjah, Muharam, dan Rajab. Keempat bulan ini telah disebutkan dalam Al-Qur’an, Sesungguhnya jumlah bulan menurut Allah ialah dua belas bulan, sebagaimana ketetapan Allah saat menciptakan langit dan bumi, yang diantaranya terdapat empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, dank arena itu janganlah kamu menzalimi dirimu dalam bulan yang empat itu (Al-Tawbah [9]: 36).

Pengkhususan itu tidak lain dimaksudkan agar orang-orang yang berkunjung ke Baitullah merasa aman dan tenang. Bulan-bulan suci adalah penghalang hasutan setan yang bisa mendorong manusia untuk melanggar berbagai larangan dan hak orang lain. Tidak boleh ada peperangan dan pertumpahan darah. Tidak hanya itu, pengkhususan ke empat bulan itu juga dimaksudkan agar para jamaah haji menanamkan perilaku-perilaku yang utama pada diri mereka, seperti bersikap tenang, bergaul dengan baik, berbuat kebaikan, sabar, dan senantiasa menghindari segala sesuatu yang menimbulkan perdebatan, pertengkaran, fitnah, dan kemarahan. Bukan hanya rasa aman dari peperangan saja yang diinginkan, melainkan juga segala sesuatu yang bisa menyentuh perasaan para jamaah. Semua ini telah dikuatkan oleh firman Allah Swt, Musim haji itu pada bulan-bulan yang telah dimaklumi. Barang siapa mengerjakan (ibadah) haji dalam bulan-bulan itu maka janganlah berkata jorok, berbuat maksiat, dan bertengkar (Al-Baqarah [2]: 197).

Jika kita merenungkan sebagian manasik haji, kita pasti akan mendapati semua itu demi tujuan keamanan dan kenyamanan. Memotong kuku, mencukur rambut, dan mandi sebelum ihram tak lain ditujukan untuk mewujudkan rasa aman dan nyaman bagi para jamaah haji. Rasa aman dan nyaman ini baru akan dirasakan oleh orang yang menjalankan manasik haji yang tidak mematuhi aturan-aturan yang telah ditetapkan, seperti ketika berdesak-desakan dengan jamaah haji yang mengakibatkan wajah atau kulitnya terluka dan berdarah akibat terkena kuku yang tidak dipotong. Tujuan keamanan tersebut tidak hanya dikhususkan bagi diri jamaah haji, tapi juga bagi semua binatang dan tanaman di tanah Makkah. Orang yang tengah berihram diharamkan berburu binatang atau mencabut tanaman, apa pun jenisnya.

Seorang muslim mesti merenungkan bendera putih yang menaungi Makkah al-Mukarramah pada bulan-bulan tertentu, yaitu bulan kasih sayang, keselamatan, dan persaudaraan. Bendera putih tersebut ialah bintang-bintang yang bersinar terang di langit Makkah, yang membuat para tamu Allah Swt merasa tenang dan aman. Di sana, mereka akan merasakan sesuatu yang tidak pernah dirasakan sebelumnya. Oleh karena itu, dalam perjalanan pulang ke rumah dari tanah Makkah, mereka ingin agar apa yang telah dirasakannya itu bisa membekas di dalam diri mereka dan juga diri keluarga di rumah. Semua itu tak lain adalah gema doa Nabi Ibrahim yang akan terus bergerumuh di sepanjang zaman. Ingatlah ketika Nabi Ibrahim berdoa, “Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini (Makkah) negeri yang aman (Al-Baqara [2]: 126). Di sana terdapat tanda-tanda yang jelas, diantaranya Maqam Ibrahim. Barang siapa memasukinya (Baitullah) maka dia akan aman (Al-Imran [3]: 97).

Paket Ibadah Haji dan Umroh.

Banyak paket ibadah haji dan umroh ditawarkan oleh travel-travel di sekitar kita. Salah satunya yang paling ramai adalah paket umroh murah 2018. Rata-rata biayanya sekitar Rp18 Juta sampai Rp19 juta. Namun Bapak Ibu perlu hati-hati dalam memilih travel. Jangan hanya tergiur oleh harga lebih murah atau bonus dan diskon. Perhatikan 5 Pasti. Pastikan izin travelnya, pastikan hotelnya, pastikan pesawatnya, pastikan visanya, pastikan jawalnya. Bila ingin mendapat informasi seputar paket-kapet umroh dan haji silakan hubungi kami.

Demikina semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *